Analisa Fundamental Saham ANTM Kuartal 3

Analisa Fundamental Saham ANTM Kuartal 3

Analisa Fundamental Saham ANTM Kuartal 3 Antam meraih peningkatan penjualan yang sangat signifikan dibandingkan pada lebaran 2020 kemarin, pasalnya penjualan nikel dan emas naik signifikan, seperti penjualan ANTM khusus emas yang tumbuh signifikan yaitu 147% dibandingkan kuartal ke II/2020, sedangkan khusus nikel penjualan di 9 bulan tahun 2020 meningkat 100%. ANTM bergerak dibidang pertambangan berbagai jenis bahan galian, serta menjalankan usaha dibidang industri, perdagangan, pengangkutan dan ANTM terkenal dengan produk emasnya maupun barang-barang pertambangan lainnya seperti nikel, perak, bauksit dimana pada saat ini nikel merupakan pusat perhatian karena merupakan bahan dasar dari baterai. Saat ini strategi ANTAM adalah sedang memperkuat portofolio bisnis emasnya dan sedang melebarkan sayap dari hulu ke hilir Indonesia. Berita terbaru, ANTM sedang melakukan eksplorasi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan seperti di Pongkor, wilayah Pengunungan Bintang, Papua dan di Papandayan (Jawa Barat). Dan yang membuat ANTM lebih unggul dibandingkan emiten-emiten di lini bisnis emas adalah dengan adanya pemberitaan di media bahwa ANTM mendapatkan penugasan dari Kementerian BUMN dan holding tambang (MIND ID) dalam pengelolaan Blok Wabu (tambang emas hasil penciutan wilayah PT.Freeport Indonesia) dan untuk penjualan lain ditargetkan ekspor ke Uni Eropa.

 

[related]

 

Adapun ekspansi yang dilakukan berupa melakukan kesepakatan dengan perusahaan tambang emas yang ada di Indonesia. PT. Aneka Tambang Tbk saat ini bekerja sama dengan perusahaan China yang bergerak dalam bidang aki, yaitu Zhejiang Huayou Cobalt Company dan Shandong Xinhai. Harga saham Antam saat ini adalah di sekitaran harga Rp. 1.200 yang sebelumnya dari Harga 900/1000 mengalami kenaikan yang lumayan signifikan karena menangnya John Biden di US Election 2020. Dengan 1,59 jika dibandingkan dengan saham sejenis seperti INCO, yaitu dengan PBV keduanya hampir memiliki nilai ROE yang sama yaitu lebih kurang 5%. Kilas balik kinerja keuangan di tahun sebelumnya dinilai dari Laporan Keuangan tahun 2019-2015 Antam sendiri memiliki total aset lancar pada tahun 2019 sebesar 7.665.239.260 dan aset tetap sebesar 22.529.668.470. Tahun 2018 Antam mengalami penurunan untuk total aset lancar sebesar 4,2% menjadi 7.342.040.979 dan total aset tetap antam naik sebesar 9,34% menjadi 24.853.309.866. selanjutnya, Tahun 2017 total aset lancar antam naik dari tahun 2018 sebesar 18,4% menjadi 9.001.938.755 dan total aset antam mengalami penurunan sebesar 18,27%. Untuk Tahun 2016 total aset lancar naik sebesar 15,31% menjadi 10.630.221.568 dan total aset tetap menurun dari tahun sebelumnya sebesar 19,351,314,244 dan pada tahun 2015 aset lancar ANTM meningkat cukup signifikan dan paling tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya sebesar 5,53% menjadi 11,252,826,560 dan aset tetap sebesar 19,104,024,330.

Pendapatan tahunan rata-rata  dari tahun 2015 sampai 2019 adalah 18.057.034.686. Lalu, Penghasilan operasi pertahun selama 5 tahun dengan rata-rata 852.953.642. Berikutnya, penghasilan dari investasi tahunan masih dikatakan minus dari yang diharapkan. Laba per saham tahunan paling tinggi dari periode 2015-2019 yaitu pada tahun 2018 sebesar 68,08. Hal ini dikatakan baik karena perusahaan mengalami pertumbuhan yang signifikan dari laba perusahaan yang semakin meningkat, Rata-rata waktu piutang tertagih selama periode 2019-2015 selama 1 – 3 bulan. ROE terendah pada tahun 2019 yaitu sebesar -0,04%, dan tertinggi pada tahun 2015 yaitu sebesar 4,98%. DER Antam saat ini adalah sebesar 63,3% dimana dapat dikatakan cukup wajar karena Perusahaan antam memiliki Funding dan Landing yang seimbang serta baru-baru ini antam melakukan peminjaman dana yang digunakan untuk mengakuisisi hasil ciutan PT. Freeport. Produk yang paling terkenal dari Antam sendiri adalah nikel dan emas dimana dapat terjadi penjualan dan pembelian kembali (buyback) dari logam mulia atau emas dan ketika investasi itu harus bersifat long term dan lebih menguntungkan jika melakukan investasi di antam, apalagi saat ini Antam sedang mengalami trend kenaikan harga produk selain emas khususnya pada nikel dimana sebagai salah satu komponen untuk baterai. Dapat ditambahkan, investasi dibidang emas sangat menguntungkan dikarenakan salah satu jenis investasi yang safety pada tahun 2020 dan dimasa pandemi ini masyarakat kebanyakan lebih memilih investasi yang tidak high risk yakni lebih memilih investasi dibidang property dan emas.

 

[related]

 

Analisa Fundamental Saham ANTM Kuartal 3

 

Dikabarkan terkait isu reputasi koorporat, Reputasi pada perusahaan Antm lebih tertuju pada pergantian direktur utama yaitu Arie Prabowo Ariotedjo yang dianggap kurang mapan dan tidak berpengalaman dalam memimpin perusahaan BUMN ini, masalah yang ditimbulkan seperti kegagalan dalam commisioning Proyek Smelter Feronikel di Halmahera Timur, yaitu Power Plant Proyek di Halmahera Timur , dan 2 kali terjadinya fraud di UBPLM Pulo Gadung yang sampai sekarang ini belum juga terselesaikan dan Antam juga mendapat gugatan dari beberapa pihak yang merasa dirugikan dalam transaksi pembelian emas batangan di salah satu cabang LM Antam yang menyebabkan kerugian dan mengurangi profit sebesar 500 Miliar pada tahun 2018. Begitulah Analisa Fundamental Saham ANTM Kuartal 3. Tunggu artikel kami selanjutnya

Statistik artikel

427 views