Sortino Ratio Formula Untuk Membandingkan Reksadana Mana yang Terbaik

Sortino Ratio Formula Untuk Membandingkan Reksadana Mana yang Terbaik

Sortino Ratio Formula
Untuk Membandingkan Reksadana Mana yang Terbaik kita bisa menggunakan Sharpe Ratio, Treynor Ratio dan seterusnya. Nah kali ini kita menggunakan Sortino Ratio sebagai pembanding kinerja reksadana. Sortino Ratio adalahpengukur pengembalian yang disesuaikan dengan risiko dari aset, investasi, portofolio, atau strategi. Pada tahun 1980 Sortino menghadirkan suatu rasio baru yang menghitung excess return portofolio dari Minimum Acceptable Return (MAR). Rasio ini kemudian diketahui dengan nama Sortino ratio yang dikemukakan oleh Sortino & Forsey. Analisi ratio Sortino ini mirip dengan analisis Sharpe, perbedaan utamanya merupakan dalam analisis Sortino menghitung besarnya Downside Risk dari tiap – tiap reksadana yang menggambarkan standar deviasi dari tiap return reksadana yang lebih rendah dari return.

Manfaat Sortino Ratio

  1. Rasio Sortino digunakan sebagai cara untuk membandingkan kinerja program yang disesuaikan dengan risiko dengan profil risiko dan pengembalian yang berbeda.Secara umum, pengembalian yang disesuaikan dengan risiko berusaha menormalkan risiko di seluruh program dan kemudian melihat mana yang memiliki unit pengembalian yang lebih tinggi per risiko.
  2. Selain itu rasio sortino digunakan untuk menilai pengembalian yang disesuaikan dengan risiko portofolio relatif terhadap taget investasi menggunakan risiko penurunan. Ini sejalan dengan rasio sharpe, yang menilai hasil yang disesuaikan dengan risiko relatif terhadap tingkat bebas risiko menggunakan deviasi standar. Ketika distribusi pengembalian mendekati simetris dan target pemngembalian mendekati median distribusi, kedua ukuran ini akan menghasilkan hasil yang serupa. Saat kemiringan meningkat dan target bervariasi dari median, hasil dapat diharapkan menunjukkan perbedaan yang dramatis.

Cara Mengaplikasikan Sortino Ratio

Sortino ratio dihitung dengan rumus :

Sortino Ratio Formula

Keterangan :

S : Sortino ratio

R : pengembalian realisasi rata – rata aset atau portofolio

T : target atau tingkat peengembalian yang deperlukan untuk strategi investasi yang sedang dipertimbangan (awalnya disebut MAR pengembalian yang dapat diterima minimum)

DR : semi-deviasi target (akar kuadrat dari semi-varians target) atau deviasi sisi bawah.

Implikasi Langsung Sortino Ratio

Untuk menggunakan sortino ratio langsung melalui excel yang kami sudah sediakan melalui google sheets anda memerlukan data berupa:

  1. Return Bulanan (min 12 bulan) dari emiten yang ingin kita teliti.
    Disini kita memakai return reksadana bulanan dari Reksadana premier dan reksadana prima (Juli 2019 – Juni 2020) selama 1 tahun.
    Berikut ini data return dari contoh reksadana yang kita ambil dari website investing.com
  1. Risk-free rate adalah investasi bebas resiko, dalam kasus ini kami mengambil suku bungan yang terjadi di pasar uang atau dikenal sebagai JIBOR (Jakarta Interbank Offered Rate). Datanya bisa dicek disini :
    https://www.bi.go.id/id/moneter/jibor/data-historis/Default.aspx.

    Data JIBOR yang diambil adalah data di awal bulan dengan periode 1 bulan. Bulan pada data JIBOR di sesuaikan dengan data bulanan return saham yang ingin di teliti. 

Pada contoh ini kita akan mencari perbandingan kinerja mana yang terbaik antara reksadana A dengan Relsadana B berdasarkan sortino ratio. Periode yang ingin diteliti adalah return saham dan JIBOR (periode bulan Juli 2019 – Juni 2020). Buka google sheets yang kami siapkan di: http://bit.ly/sortinoratio Anda tinggal input Return Saham/Reksadana dan RFR, hasilnya akan keluar otomatis. Hasilnya bisa dilihat pada gambar dibawah :

Sortino Ratio Formula Rumus.png

Pada contoh diatas kita bisa melihat bahwa Sortino Ratio pada emiten A sebesar -0,817 dan emiten B sebesar -0,468. Sortino Ratio semakin tinggi maka akan semakin baik. Dari hasil yang didapat bahwa emiten B menunjukkan kinerja yang lebih baik ketimbang emiten A. Ratio ini tidak menjadikan acuan untuk membeli saham namun bisa menjadi pertimbangan dalam menyeleksi saham atau produk investasi lainnya.

Statistik artikel

46 views