Cara Mengurus ATM Mandiri yang Hilang

Cara Mengurus ATM Mandiri yang Hilang

Cara Mengurus ATM Mandiri yang Hilang

Dengan ATM, semua proses transaksi bisa Anda lakukan secara cepat dan mudah. Cukup mendatangi gerai atau tempat yang memiliki mesin ATM, Anda sudah bisa melakukan transaksi atau penarikan uang. Tidak perlu lagi repot datang jauh-jauh dan mengantri panjang di bank.

Penyebaran tempat yang menyediakan mesin ATM pun jauh lebih banyak dibandingkan dengan bank. Misal nya seperti di pusat perbelanjaan, minimarket hingga stasiun pengisian bahan bakar. Tanpa dibatasi waktu kerja nya, mesin ATM bisa Anda akses dan gunakan kapan pun dan dimana pun Anda inginkan, karena dia beroperasi selama 24 jam penuh, kecuali jika mesin nya sedang rusak atau uang yang terdapat di dalam mesin sudah habis. Maka Anda tidak akan bisa menggunakannya. Tentu jauh berbeda dengan bank yang hanya buka dan beroperasi pada waktu-waktu tertentu saja.

Namun, apa jadi nya jika ATM yang berisikan uang milik Anda tersebut hilang tercecer entah dimana? Bagaimana nasib uang yang terdapat di dalam ATM tersebut? Apakah ada jaminan bahwa uang nya akan tetap aman jika ditemukan oleh orang yang tidak dikenal?

Tentu saja jawabannya tidak!

Yang nama nya uang, semua orang pasti butuh dan suka. Apalagi mereka yang sedang terdesak dan memiliki niat tidak baik. Tentu kesempatan tersebut akan mereka gunakan untuk mengambil uang Anda dan digunakan untuk kepentingan pribadi mereka.

Jika sudah begitu, maka Anda yang rugi.

Cara Mengurus ATM Mandiri yang Hilang

Untuk Anda yang kehilangan ATM Mandiri, maka Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk melindungi saldo yang terdapat pada ATM yang hilang, yaitu:

  • Memblokir akses ATM yang hilang adalah hal pertama yang harus Anda lakukan. Anda bisa melakukan proses pemblokiran dengan menghubungi call center Bank Mandiri dinomor 14000 atau 021-52997777 jika Anda sedang berada di luar negeri. Petugas call center akan menanyai Anda beberapa pertanyaan pribadi untuk memverifikasi data, apakah benar Anda pemilik ATM Mandiri yang hilang tersebut. Jika benar, maka petugas akan segera melakukan proses pemblokiran pada ATM tersebut.
  • Selain melalui call center, Anda juga bisa melakukan proses pemblokiran dan pembuatan ATM yang baru dengan mendatangi langsung kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Jangan lupa untuk membawa kartu identitas berupa KTP, SIM atau passport, buku tabungan dan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.
    Pastikan Anda sudah mengurus dan meminta surat keterangan kehilangan terlebih dahulu di kantor polisi, karena surat keterangan kehilangan tersebut dibutuhkan sebagai syarat untuk membuat ATM yang baru.
  • Setelah semua persyaratan dan berkas yang dibutuhkan lengkap, maka Anda akan diminta untuk mengisi form permintaan penggantian kartu yang akan segera diproses oleh petugas bank.

Setelah kartu ATM yang baru Anda terima, Anda sudah bisa langsung menggunakan ATM tersebut untuk melakukan transaksi atau penarikan seperti biasa. Untuk biaya pembuatan ATM Mandiri yang baru akan dikenakan biaya sebesar Rp. 15.000,-.

Baca juga: Syarat kartu bni

Statistik artikel

39 views