Rapat Umum Pemegang Saham Adalah

Rapat Umum Pemegang Saham Adalah

Rapat Umum Pemegang Saham Adalah hal yang harus kamu ketahui jika kamu adalah salah satu calon investor saham. Bagi kamu yang sudah familiar dengan istilah ini, tentu mengerti betapa pentingnya untuk memahami RUPS tersebut. Namun bagi sebagian orang yang masih belum paham dengan istilah tersebut, kamu perlu nih menyimak tulisan ini.

 

1. Definisi RUPS

Berdasarkan Pasarl 1 angka 4 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Pengertian (RUPS) Rapat Umum Pemegang Saham adalah Organ atau bagian Perseeroan yang memiliki kewenangan yang tidak diberikan kepada Direksi maupun Dewan Komisaris dalam batas yang telah ditentukan oleh Undang-Undang dan/atau anggaran dasar. Dapat dikatakan jika Rapat Umum Pemegang Saham menjadi dapuk kekuasaan tertinggi dalam Perseroan Terbatas. Pemegang saham berhak memperoleh keterangan yang berkaitan dengan Perseroan dari Direksi dan/atau Dewan Komisaris, sepanjang berhubungan dengan mata acara rapat dalam RUPS dan tidak bertentangan dengan kepentingan Perseroan. Mata acara rapat lain-lain tidak berhak disetujui oleh RUPS, kecuali semua pemegang saham yang hadir atau wakilnya menyetujui adanya penambahan mata acara rapat. Selain itu, kamu perlu lebih mengenal mengenai detil-detil Rapat Umum Pemegang Saham lainnya, sebagaimana dijelaskan di bawah ini.

 

2. Tujuan RUPS

Sebuah kegiatan tentunya selalu diadakan dengan tujuan yang ingin capai. Begitu pula RUPS yang diadakan tahunan bertujuan untuk menyetujui segala kebijakan atau peraturan yang dibuat perseroan terbatas dalam bentuk laporan. Adapun laporan-laporan yang menjadi pokok dari tujuan RUPS yaitu sebagai berikut:

 

A. Laporan Pelaksanaan

Laporan pelaksanaan disini merupakan laporan sebagai wujud tanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, dalam upaya pelaksanaan tugas atau kegiatan perseroan sudah sesuai dengan aturan dan tidak melanggar dan kesepakatan yang sudah dibuat. Laporan ini penting dilakukan agar dapat menjadikan bahan evaluasi untuk kedepannya.

 

B. Laporan Atas Kegiatan Perseroan

Kegiatan perseroan yang telah dilakukan selama setahun ini harus ada pelaporannya. Laporan tujuannya agar para penanam saham atau investor saham-saham dapat mengetahui dan mengecek secara langsung apakah keuangan yang dinvestasikan pada perseroan terbatas apakah dalam kondisi stabil atau tidak. Dengan laporan ini investor saham dapat mengambil langkah selanjutnya untuk penanaman saham di suatu perseroan terbatas tersebut.

 

[related]

 

Rapat Umum pemegang saham adalah 4

 

C. Laporan Keuangan

Laporan keuangan ini biasanya menjadi hal pokok atau bahkan inti dari diselenggarakannya RUPS. Dari laporan keuangan ini kita bisa mengetahui terkait laba atau rugi yang didapatkan oleh perseroan terbatas tersebut.

Dari sini kita akan tahu mengenai perbandingan dengan tahun sebelumnya mencakup transaksi yang pernah dilakukan. Mulai dari laporan perubahan modal, neraca akhir tahun, laporan arus kas dan catatan penting dari atasan harus tercantum pada laporan keuangan.

 

D. Gaji dan Tunjangan

Gaji dan tunjangan ini bukanlah yang dikeluarkan untuk karyawan, melainkan lebih ke anggota dewan direksi dan dewan komisaris untuk tahun sebelumnya. Dengan diadakannya kegiatan RUPS maka menjadi lebih terbuka mengenai gaji yang diperoleh para anggota dewan tersebut. hal ini bertujuan untuk meminimalisir kecurangan dalam hal pemberian gaji untuk karyawan.

 

E. Nama Anggota Dewan Direksi Dan Dewan Komisaris

Pembahasan tentang RUPS juga memutuskan siapa nama yang akan menduduki posisi dewan komisaris dan anggota direksi. Semua nama dewan dituliskan dan diketahui secara seksama oleh para investor, agar jelas dewan yang bertanggung jawab atas jalannya kegiatan dan jikalau terjadi masalah tiba-tiba di PT tersebut.

 

F. Laporan Terkait Tugas Pengawasan

Terdapat juga laporan atas tugas pengawasan yang dilakukan oleh dewan komisaris selama tahun buku yang sebelumnya. Hal apapun yang menjadi pengawasan selama beberapa bulan harus dilaporkan agar mendapat masukan ataupun bahan evaluasi.

 

G. Rincian Masalah yang Terjadi

Pada kegiatan RUPS akan melakukan pelaporan terkait rincian masalah yang terjadi selama tahun buku yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha perseroan. Karena tentunya pada kegiatan yang dilakukan perseroan terbatas harus terbuka semuanya.

 

3. Jenis-Jenis RUPS

Dalam penyelenggaraan RUPS ini dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan UU No.40 tahun 2007 yaitu Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Untuk lebih lengkapnya berikut penjelasan mengenai 2 jenis RUPS ini.

 

A. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

Seperti namanya, RUPS ini merupakan agenda wajib tahunan yang selalu dilakukan sebuah perusahaan. Biasanya jangka waktu penyelanggaraan rapatnya paling lambat 6 bulan setelah periode tahun buku perusahaan. Ada yang di tengah tahun sebelum akhir bulan juni, ada juga yang akhir tahun. Dalam rapat tahunan, direksi dan komisaris akan melakukan laporan kepada pemegang saham. Ada berbagai macam hal yang dilaporkan oleh mereka. Beberapa di antaranya adalah keuangan, laba, perubahan modal, dan catatan lainnya yang sudah ditampung.

 

B. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

RUPS ini bisa diselenggarakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan perusahaan. ini diadakan melalui perhononan tertulis oleh 1 atau lebih pemegang saham, baik individu maupun gabungan yang mewakili sekurangnya 10% atau lebih total saham yang memiliki hak suara.

Ini kemungkinan yang biasanya dibahas RUPS luar biasa:

  • Keputusan untuk membubarkan perusahaan. Apapun alasan di balik ini, jika semua pihak setuju perusahaan bisa bubar begitu saja.
  • Ada rencana untuk melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, atau pemisahan sebuah perusahaan dengan perusahaan lainnya.
  • Mengangkat dan memberhentikan dewan direksi dan dewan komisaris.
  • Menyetujui permohonan dari perusahaan untuk mengajukan pailit ke pengadilan niaga.

Karena bersifat darurat, RUPS Luar Biasa pun bisa dilakukan setiap saat asalkan pihak Pengadilan Negeri (PN) setempat mengetahuinya.

 

[related]

 

Rapat Umum Pemegang Saham Adalah 3

 

4. Pembahasan RUPS

RUPS yang dilaksanakan oleh Direksi dapat membahas hal-hal pokok permasalahan berikut ini:

  • Segala sesuatu yang berhubungan dengan alasan permintaan pemegang saham, dan mata acara lainnya yang dirasa perlu bagi Direksi, atau sesuai dengan panggilan RUPS tersebut.
  • Diskusi atau pun pembahasan masalah pada RUPS yang dilaksanakan oleh Dewan Komisaris adalah masalah yang masih berhubungan pada alasan dimintanya RUPS tersebut.
  • Sementara itu, RUPS yang diselenggarakan berdasarkan penetapan ketua Pengadilan Negeri hanya boleh membahas tentang mata acara rapat sebagaimana yang telah ditetapkan oleh ketua Pengadilan Negeri.

Apabila dalam rapat umum tersebut seluruh pemegang saham hadir atau terwakili, dan menyetujui diadakannya RUPS guna membahas satu agenda tertentu, maka RUPS dapat diadakan di mana pun selama masih berada di wilayah Negara Republik Indonesia. Dalam RUPS baru dapat mengambil keputusan apabila keputusan tersebut disetujui secara bersama.

Setiap pemegang saham yang diterbitkan memiliki satu hak suara, terkecuali dalam hal Anggaran Dasar.

Hak suara tersebut tidak berlaku pula untuk:

  • Saham Perseroan yang kesemuanya dikuasai sendiri oleh Perseroan tersebut.
  • Saham induk perseroan yang dikuasai oleh anak perusahaan secara langsung atau pun tidak langsung.
  • Saham Perseroan yang dikuasai oleh Perseroan lain yang sahamnya baik secara langsung maupun tidak langsung telah dimiliki oleh Perseroan tersebut.

 

5. Kewenangan Istimewa RUPS

Maksud dari kewenangan istimewa ini adalah kewenangan yang tidak dimiliki oleh direksi dan dewan komisaris dapat dikatakan kedudukan RUPS ini memiliki strata tertinggi dalam suatu perseroan terbatas PT. Seluruh keputusan penting diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham beserta segenap kewenangannya. Kewenangan tersebut tidak hanya 1 saja, tetapi inilah beberapa kewenangan yang dimiliki dalam RUPS.

  • Menyetujui Pengajuan Permohonan agar perseroannya dinyatakan pailit
  • Mengubah anggaran dasar
  • Mengangkat dan memberhentikan anggota dari Direksi maupun Dewan Komisaris
  • Menyetujui perpanjangan jangka waktu berdirinya Perseroan Terbatas
  • Menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan atau pemisahan
  • Membubarkan Perseroan

 

6. Tata Cara Melakukan RUPS

Diatur dalam UU dan tidak bisa dilakukan begitu saja, ada beberapa hal yang harus dipenuhi dewan komisaris dalam mengajukan RUPS.

 

A. Melakukan Pelaporan pada Pengadilan Negeri

Hal pertama yang harus dilakukan dewan komisaris adalah memberikan laporan kepada PN setempat. Lalu, Pengadilan Negeri akan memberikan ketetapan pengadilan. Ketetapan tersebut akan menjadi dasaran yang digunakan dewan komisaris dalam melakukan Rapat Umum Pemegang Saham.

 

B. Memanggil Pemegang Saham

Dewan komisaris lantas harus memanggil para pemegang saham, setidaknya 15 hari setelah permohonan disahkan oleh PN. Jika pemegang saham tidak ada yang datang atau hanya dihadiri kurang dari setengah jumlah pemegang saham, ketetapan pengadilan pun akan dinyatakan hangus.

Jika ini terjadi, dewan komisaris pun harus mengulang proses dari awal. Dengan melakukan permohonan di PN dan mendapatkan ketetapan pengadilan untuk kemudian melakukan pemanggilan lagi. Ini akan terus diulang, sampai Rapat Umum Pemegang Saham benar-benar berjalan.

Jika pada pengajuan kedua tidak semua pemegang saham datang, dewan direksi dan komisaris bisa kembali mengajukan RUPS untuk yang ketiga kalinya. Namun, kali ini ketetapan pengadilan hanya boleh diberikan oleh Pengadilan Tinggi, bukan Pengadilan Negeri

 

[related]

 

Rapat Umum Pemegang Saham Adalah 2

 

7. Siapa Saja Yang Boleh Mengajukan RUPS

Mereka yang boleh mengajukan RUPS tentu saja orang-orang yang juga ikut serta dalam rapat tersebut. Karena cara pengajuannya yang harus melalui berbagai macam tahap, orang yang boleh meminta RUPS pun jumlahnya terbatas.

 

A. Dewan Komisaris

Salah satu pihak yang boleh melakukan pengajuan RUPS adalah dewan komisaris perusahaan. Meskipun bukan pemilik strata tertinggi, dewan komisaris bisa mengajukan Rapat Umum Pemegang Saham.

Biasanya, ini akan dilakukan jika ada laporan penting yang harus disampaikan ke forum formal saat itu juga. Sehingga dewan komisaris pun tidak bisa menunggu hingga RUPS Tahunan selanjutnya dan harus mengajukan RUPS Luar Biasa.

 

B. Pemegang Saham

Pihak kedua dan yang sudah pasti bisa mengajukan RUPS adalah para pemegang saham. Pengajuan bisa dilakukan oleh salah satu pemegang saham atau secara beramai-ramai. Setiap pemegang saham memiliki hak yang sama untuk mengajukan rapat ini.

Hanya saja, pengajuan Rapat Umum Pemegang Saham tersebut harus mewakili setidaknya 10% suara pemegang saham lainnya. Jika pengajuan dilakukan oleh seorang pemegang saham dan hanya mewakili suaranya sendiri, RUPS tidak bisa diajukan ke Pengadilan.

Keputusan RUPS akan dipenuhi jika disetujui oleh (setidaknya) setengah dari jumlah pemegang saham. Karena Rapat Umum Pemegang Saham harus mengedepankan musyawarah dan mufakat antar pemegang saham. Kemudian hasil akhirnya harus diberikan kepada direksi dan komisaris agar bisa dijalankan oleh perusahaan.

 

8. Tempat Dan Cara Penyelenggaraan RUPS

RUPS diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di tempat Perseroan melakukan kegiatan usahanya berdasarkan anggaran dasar. Bagi RUPS Perseroan Terbuka dapat diadakan di tempat kedudukan bursa di mana saham Perseroan dicatatkan. Tempat dilaksanakannya RUPS harus terletak di wilayah negara Republik Indonesia.

Selain itu, RUPS dapat juga diselenggarakan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta RUPS saling melihat dan mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat. Setiap penyelenggaraan RUPS yang dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya harus dibuatkan risalah rapat yang disetujui dan ditandatangani oleh semua peserta RUPS.

Nah itu dia pembahasan kita mengenai Rapat Umum Pemegang Saham Adalah. Semoga kamu calon investor ataupun pengusaha bisa dapat lebih memahami mengenai RUPS dan alasan penyelenggaraan rapat penting tersebut. untuk informasi lain seputar dunia keuangan, kamu dapat membuka laman website bursaku.id dan berlangganan agar tidak ketinggalan informasi penting dan menarik yang kamu mau.

Statistik artikel

278 views